Padang, Scientia – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kembali menetapkan Firdaus sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Sumatera Barat (Sumbar) untuk masa bakti 2026–2031. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan DPP PKB Nomor 7872/DPP/01/I/2026.
Keputusan ini menegaskan kepercayaan partai kepada Firdaus untuk periode kedua setelah dinilai sukses memimpin PKB Sumbar pada masa bakti 2020–2025. Pada periode sebelumnya, Firdaus menggantikan Anggia Erma Rini dan membawa perubahan signifikan terhadap performa elektoral PKB di Sumbar.
Di bawah kepemimpinannya, PKB Sumbar mencatatkan peningkatan tajam pada Pemilu 2024. PKB berhasil meraih 48 kursi DPRD kabupaten dan kota se-Sumbar, 3 kursi DPRD Provinsi Sumbar, serta 1 kursi DPR RI. Capaian ini meningkat dua kali lipat dibandingkan Pemilu 2019, ketika PKB hanya memperoleh 24 kursi DPRD kabupaten dan kota, 3 kursi DPRD Sumbar, dan belum memiliki wakil di Senayan.
Firdaus menyebut, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh kader dan struktur partai di Sumbar. Menurutnya, kepercayaan DPP menjadi tanggung jawab besar untuk membawa PKB semakin kuat dan relevan di tengah masyarakat.
“Ini bukan capaian individu, tetapi hasil kerja bersama. Ke depan, tantangannya tentu lebih besar,” ujar Firdaus.
Menghadapi Pemilu mendatang, Firdaus memasang target ambisius. Ia menargetkan PKB Sumbar mampu meraih 100 kursi DPRD kabupaten dan kota, 9 kursi DPRD Sumbar atau satu fraksi penuh, serta 2 kursi DPR RI.
Untuk mewujudkan target tersebut, Firdaus menegaskan PKB Sumbar akan terus melakukan pembenahan internal, memperkuat konsolidasi organisasi, serta memaksimalkan peran struktur partai hingga tingkat paling bawah.
Ia juga menginstruksikan seluruh DPC PKB se-Sumatera Barat untuk meningkatkan kerja politik dan memperluas basis dukungan masyarakat.
“Seluruh jajaran harus bergerak lebih solid dan terukur agar PKB benar-benar menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di Sumbar,” tutupnya.(yrp)











