Pasaman Barat (8/2/2026)—Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan Sumatera Barat menegaskan empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) merupakan landasan fundamental kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Empat pilar tersebut menjadi panduan utama dalam menjaga persatuan serta merawat keberagaman di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk,” terang Benny dihadapan ratusan peserta Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Kegiatan ini digelar pada pukul 10.00 WIB di Aula Rumah Makan Bernama, Jorong Jambak Barat, Nagari Jambak Selatan, Kecamatan Luhak Nan Duo, Kabupaten Pasaman Barat.
Benny menjelaskan Pancasila sebagai dasar negara bukan sebatas teks untuk dijadikan hafalan tetapi harus dipahami dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Begitu pula dengan UUD 1945 sebagai konstitusi negara yang menjadi rujukan dalam menjalankan sistem pemerintahan dan kehidupan bermasyarakat.
Ia menambahkan NKRI adalah harga mati yang harus dijaga bersama. Di tengah dinamika sosial dan perkembangan global, Benny berharap masyarakat tetap berkomitmen untuk bersama – sama menjaga keutuhan bangsa serta menolak segala bentuk upaya yang dapat memecah belah persatuan.
Benny juga menekankan pentingnya semboyan Bhinneka Tunggal Ika sebagai perekat keberagaman. Ia mengingatkan bahwa keberagaman suku, budaya, dan agama terutama yang ada di Pasbar merupakan kekayaan dan modal sosial yang penting untuk pembangunan daerah.
“Jangan sampai karena perbedaan membuat kita terpecah belah. Justeru perbedaan tersebut memperkaya kebudayaan, mendorong inovasi, serta memperkuat toleransi dan gotong royong jika dikelola dengan persatuan dan sikap saling menghormati,” ujarnya.
Ia menegaskan pentingnya sikap saling menghormati, menghargai adat dan budaya, serta menjunjung tinggi toleransi. Dengan berpegang pada Empat Pilar Kebangsaan, masyarakat diharapkan mampu menjaga stabilitas sosial dan menciptakan suasana yang aman serta kondusif.
Lebih lanjut, Benny menyampaikan bahwa tujuan utama sosialisasi empat pilar MPR RI adalah memperkuat pemahaman dan wawasan kebangsaan masyarakat, sekaligus meningkatkan rasa nasionalisme. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai luhur bangsa tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga menambahkan pentingnya edukasi bagi generasi muda. Menurutnya, pemahaman terhadap Empat Pilar Kebangsaan harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terpengaruh paham radikal maupun kebebasan tanpa batas yang dapat menggerus nilai kebangsaan yakni ketuhanan, kemanusiaan, persatuan, kerakyatan dan keadilan.
Selain memperkuat persatuan, sosialisasi empat pilar MPR RI bertujuan untuk mencegah potensi konflik sosial serta memperkokoh fondasi kebangsaan. “Dengan pemahaman yang kuat terhadap nilai-nilai kebangsaan, masyarakat diharapkan mampu menyikapi dinamika politik dan sosial secara dewasa,” ujarnya. (gbr)











